Semarang. JamuDesa.com (4/11/2026). Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Kudus di bidang pemberdayaan masyarakat. Kabupaten Kabupaten Kudus sukses menyabet dua gelar juara pertama sekaligus dalam ajang Lomba Posyandu tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun ini, kategori kabupaten dan kecamatan, Senin (2/11/2026).
Kepala Dinas PMD Kabupaten Kudus, Famny Dwi Arfana, menjelaskan bahwa keberhasilan ini diraih melalui proses seleksi berjenjang yang ketat, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga akhirnya bersaing di tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh desa, kelurahan, kabupaten, serta kota se-Jawa Tengah.
“Dari empat kategori yang dilombakan, kita menyabet juara satu di dua kategori, yaitu di tingkat kabupaten diraih oleh Kabupaten Kudus, kemudian untuk tingkat kecamatan diraih oleh Kecamatan Dawe,” ujar Famny saat ditemui, Rabu (4/11/2026).
Inovasi Unggulan Jadi Kunci Keberhasilan
Famny membeberkan, apresiasi tinggi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Kabupaten Kudus tidak lepas dari berbagai terobosan dan inovasi kolaboratif yang diterapkan dalam pelayanan Posyandu di luar enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Beberapa inovasi unggulan yang menjadi daya tarik antara lain pemanfaatan Silkade (Sistem Informasi Lembaga Kemasyarakatan Desa), program Kudus Sehat yang memiliki sistem bridging terhubung langsung dengan Posyandu, serta Kudus Asik yang berfokus pada pengolahan dan pemilahan sampah.
Sebelum diumumkan sebagai pemenang, perwakilan dari Kudus bersama sejumlah kabupaten/kota dan kecamatan lain di Jawa Tengah telah lebih dulu melalui tahapan pemaparan program di hadapan tim penilai provinsi.

Penyerahan Penghargaan di Gedung Gradhika Bhakti Praja
Puncak acara penyerahan penghargaan dilangsungkan pada hari Senin lalu di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, didampingi Wakil Gubernur Jateng, Sekretaris Posyandu Provinsi Nadi Santoso Kepala Dispermasdesdukcapil Provinsi.
Atas prestasi gemilang ini, Kabupaten Kudus dan Kecamatan Dawe masing-masing berhak membawa pulang trofi, piagam penghargaan, sertifikat, serta uang pembinaan senilai Rp 5 juta untuk kategori kabupaten dan Rp 4 juta untuk kategori kecamatan.
Penghargaan di tingkat kabupaten diterima secara langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris. Sementara itu, penghargaan untuk tingkat kecamatan diterima oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Dawe, Ira Yulistiana.
Bersiap Menuju Tingkat Nasional
Menanggapi keberhasilan ini, Dinas PMD Kudus menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut serta arahan dari pihak provinsi terkait peluang maju ke tingkat nasional.
Kendati demikian, persiapan matang terus dilakukan dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Famny juga mengapresiasi kontribusi besar dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para kader dan teman-teman pendamping desa, kecamatan, hingga tingkat kabupaten yang turut bekerja keras menyukseskan program Posyandu.
“Tetap kita persiapan apa-apa yang kemudian kita siapkan kolaborasi, termasuk semua elemen, termasuk teman-teman pendamping itu juga sangat kontribusinya sangat besar di desa, kecamatan, maupun di kabupaten,” pungkas Famny.
Moh Ali Khomsin (TAPM Kabupaten Kudus)*
