Pelatihan Tim Pelaksana Inovasi Desa Kudus

Screenshot_2018-10-30-16-15-19-922_com.miui.videoplayer.png

KUDUS.Jamu Desa. Setelah beberapa hari yang lalu Tim Inovasi Kabupaten Program Inovasi Desa Kabupaten Kudus menyelenggarakan rapat koordinasi dan sosialisasi P2KTD atau penyedia peningkatan kapasitas teknis Desa di hotel Poroliman Kudus. Hari ini, Selasa, 30 Oktober 2018 sampai dengan hari Kamis, 1 November 2018, Tim Inovasi Kabupaten Kudus menyelenggarakan Pelatihan Tim Pelaksana Inovasi Desa atau TPID di Hotel @Home Kudus.

IMG_20181030_153421

Menurut Kepala Dinas PMD, Adi Sadhono Murwanto, MM., bahwa Pelatihan TPID ini bermaksud untuk mempersiapkan peran serta TPID dalam mempersiapkan Bursa Inovasi Desa (BID) dan tindaklanjut pasca Bursa Inovasi Desa (BID) melalui Musyawarah Desa sampai dengan (fasilitasi, red) memasukkan kegiatan replikasi Inovasi dalam APBDes.

“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan TPID ini berjumlah 72 orang yang terdiri dari pengurus TPID se-Kabupaten Kudus 63 orang, dan perwakilan pendamping Desa 9 orang. Dengan narasumber sebanyak 7 orang yang berasal dari Tim Inovasi Kabupaten”, lanjut lelaki tegap gagah yang biasa dipanggil Adi itu.

Pelatihan TPID yang dihadiri Bupati Kudus Ir. H. Muhammad Tamzil, MT ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas TPID dalam melaksanakan tugasnya, yakni capturing, fasilitasi Bursa Inovasi Desa, replikasi kegiatan inovasi Desa, pelaporan keuangan dana operasional khusus TPID, pelaksanaan tahapan P2KTD, serta tugas lainnya dalam upaya mengimplementasikan Program Inovasi Desa di tingkat Kecamatan.

Bupati Kudus Tamzil sangat mengapresiasi kegiatan (Program Inovasi Desa, red) ini. Karena program inovasi ini selaras dengan visi misi Bupati yang mempunyai program 500 wirausaha baru yang nanti akan dikursus dan diberi modal. Harapan Bupati tahun depan ada pameran inovasi desa, kudus harus jadi pioneer inovasi.

“karena ini memang juga tidak lepas dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati. Bahwa program inovasi ini tidak lepas dari perhatian dan komitmen Bupati dalam hal berinovasi dan berkreasi”, kata Bupati Kudus.

Bupati Kudus juga menekankan untuk membangun Desa dengan mampu berpikir kreatif, inovatif, produktif terhadap potensi yang dimiliki.

“Perlu saya tekankan bahwa untuk membangun Desa seluruh komponen di yang ada di Desa agar mampu berpikir kreatif, inovatif, dan produktif di era yang kompetitif sekarang ini. Jadi jika kita ingin daerah kita maju, maka kita harus pintar untuk mengoptimalkan potensi yang kita miliki, sehingga memiliki nilai yang lebih, dan jika ingin mampu bersaing dan menahan persaingan, kitapun harus lebih unggul dan berkreasi, inovasi dan berproduksi terhadap potensi desa yang dimiliki”, kata Bupati Tamzil yang tengah mengenakan batik biola bambu buatan Desa Japan Dawe Kudus.

Bupati Kudus menambahkan, bahwa tidak bisa kita hanya mengandalkan dari pemerintah pusat, karena jelas sekarang ini adalah era otonomi daerah dan otonomi desa, baik kami dari pemkab (pemerintah Kabupaten, red) maupun pemdes (pemerintah Desa, red) harus bersinergi untuk mewujudkan Kudus yang modern, religius, cerdas, dan sejahtera.

Pada kesempatan opening ceremony pelatihan TPID selain dihadiri Bupati Kudus, juga dihadiri Kepala Dinas PMD Kudus, Adi Sadhono Murwanto, MM, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Sosial P3AP2KB, Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas PKPLH, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapelitbangda, dan Camat-camat se-Kabupaten Kudus, dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat P3MD Kabupaten Kudus. Salam Merdesa. Khomsin

Leave a Reply

Discover more from JAMU DESA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading