
Kudus.Jamudesa (19/10/2025). Lembaga survei Strategic and Political Insight Network (SPIN) baru-baru ini merilis hasil survei terbarunya pada Oktober 2025, yang mengevaluasi kinerja para menteri dalam Kabinet Merah Putih setahun belakangan. Di tengah fokus pada capaian pemerintahan secara keseluruhan, ada satu nama yang menonjol di jajaran menteri teknis, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Menurut Mawardin Sidik, Direktur Eksekutif SPIN, sebagaimana dikutip oleh detiknews (16/10/2025), capaian Menteri Desa PDT menunjukkan apresiasi masyarakat terhadap program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dijalankan Kementerian Desa PDT pimpinan Yandri Susanto selama satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Yandri Susanto dinilai publik mampu menjaga kesinambungan program desa dengan inovasi baru yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Publik melihat kerja konkret di lapangan, bukan sekadar wacana,” ujar Mawardin dalam keterangan resmi sebagaimana dikutip detiknews (16/10/2025).
Sebagaimana dikutip dari detik News (16/10), Fandi Ahmad, Peneliti Studi Pembangunan Indonesia, menyebut beberapa alasan kenapa publik apresiasi Menteri Desa PDT, Yandri Susanto. Yakni, Kemendesa PDT menjadi salah satu kementerian strategis dalam mengeksekusi program utama pemerintah, mengkoordinasikan dan bersinergi dengan Kementerian Koperasi terbentuk 80.000 lebih Koperasi Desa Merah Putih, yang bisa berjalan sinergi dan menguatkan kinerja BUM Desa. Dan juga perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diberikan oleh BPK.

Apresiasi publik yang ditangkap hasil riset survei SPIN menunjukkan, bahwa Menteri Yandri Susanto berhasil menempatkan diri dalam tiga besar menteri dengan kinerja terbaik di tingkat nasional. Pencapaian ini menjadi sorotan utama, menegaskan bahwa program-program kementerian desa tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai fondasi utama pemerataan ekonomi dan pembangunan nasional.
Apresiasi Publik untuk Visi Pembangunan Desa
Menurut data dari SPIN, apresiasi tinggi dari publik terhadap kinerja Mendes Yandri Susanto didorong oleh beberapa faktor kunci. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja beliau mencapai 66,9%, menempatkannya di posisi ketiga menteri dengan kepuasan tertinggi setelah Mendikdasmen dan Mentan.
Faktor-faktor utama yang disoroti publik meliputi:
1. Penguatan Ekonomi Lokal Melalui BUM Desa
Kementerian Desa di bawah kepemimpinan Yandri Susanto dinilai berhasil dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang berfokus pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan digitalisasi ekonomi desa. Inisiatif ini telah memperluas jejaring usaha produktif berbasis komunitas, memberikan dampak nyata pada peningkatan kesejahteraan warga di akar rumput.
2. Keberhasilan Eksekusi Program Strategis
Salah satu poin penting yang diangkat oleh SPIN adalah keberhasilan Mendes PDT dalam mengeksekusi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, khususnya terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Keberhasilan membentuk lebih dari 80.000 koperasi baru ini dianggap sebagai medium yang efektif dalam menghubungkan masyarakat desa dengan program-program kementerian, sekaligus memajukan ekonomi kolektif di perdesaan.
3. Kedekatan dan Advokasi di Tingkat Desa
Gaya kepemimpinan Menteri Yandri yang rutin turun langsung ke desa-desa, bahkan tak jarang menginap di rumah warga, mencerminkan komitmen dan keberpihakan yang kuat terhadap masalah yang dihadapi masyarakat desa. Kedekatan ini memastikan bahwa kebijakan yang dibuat relevan dan solutif, terutama dalam konteks pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan antarwilayah.
Posisi Strategis Kementerian Desa
Pencapaian ini juga menandakan bahwa posisi Kementerian Desa dan PDT kini diakui sebagai salah satu kementerian yang paling strategis dalam Kabinet Merah Putih. Isu pembangunan desa, yang mencakup pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi, kini menjadi sorotan utama dalam agenda nasional.
Keberhasilan Mendes Yandri Susanto tidak hanya dilihat dari keberhasilan internal kementeriannya, tetapi juga dari kemampuannya mengkoordinasikan berbagai program lintas kementerian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa. Hal ini penting untuk memastikan kesinambungan program pembangunan desa dan menghindari tumpang tindih kebijakan.

Tantangan ke Depan: Menjaga Momentum Positif
Meskipun mendapat apresiasi tinggi, tantangan ke depan bagi Mendes Yandri Susanto dan jajaran kementeriannya tentu masih besar. Menjaga momentum positif dan memastikan bahwa keberhasilan ini merata ke seluruh pelosok Nusantara, terutama di daerah tertinggal, akan menjadi prioritas. Pemerataan akses infrastruktur, listrik, dan digitalisasi menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dipercepat.
Hasil survei SPIN ini menjadi indikator penting bahwa fokus pada pembangunan dari pinggiran, dengan menjadikan desa sebagai subjek dan bukan sekadar objek pembangunan, telah mendapatkan sambutan dan pengakuan positif dari masyarakat. Ini adalah modal berharga bagi percepatan pembangunan Indonesia yang lebih inklusif. (Moh Ali Khomsin/ TAPM Kabupaten Kudus)
Apa pendapat Anda tentang kinerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Yandri Susanto? Bagikan komentar Anda di bawah!
Sumber:
“Menteri Desa Yandri Susanto Meraih Peringkat 3 Survei Kepuasan Publik” https://www.tppindonesia.com/2025/10/menteri-desa-yandri-susanto-meraih-3.html?m=1
“Survei SPIN: Kinerja Yandri Susanto Diapresiasi Publik, Masuk Menteri Terbaik” https://news.detik.com/berita/d-8164281/survei-spin-kinerja-yandri-susanto-diapresiasi-publik-masuk-menteri-terbaik.
