JamuDesa.com (3/11/2025). Pemberdayaan sejati lahir dari ruang berbicara bersama. Suara ibu tani (misalnya), ide pemuda, unsur masyarakat dan keputusan yang diambil oleh warga sendiri.
Pemberdayaan sejati muncul ketika ruang berbicara tak lagi milik satu pihak. Ketika ibu tani berbicara, pemuda berpikir keras, dan warga mengambil keputusan sendiri, maka terjadilah perubahan yang tak bisa dibendung. Jurnal-jurnal terkini, salah satunya hasil penelitian dari Muhammad Nur Jaya dan Sarwititi Sarwoprasodjo (2024) menunjukkan bahwa memberdayakan petani, pemuda, dan perempuan secara bersama-partisipatif, bukan sekadar memberi arahan, justru memperkuat kapasitas mereka untuk jadi subjek pembangunan, bukan hanya objek.
Generasi muda desa, kalian bukan hanya penerus, tapi penggerak, rumusnya:
Suara ibu-ibu + ide kalian + keputusan sendiri = revolusi dari akar!
Sumber: https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/jsk/article/view/8189/4296
