
Kudus. JamuDesa. Berawal dari keprihatinan akan bantaran sungai yang kumuh. Karangtaruna “Gelora Mahardika” Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus berinisiatif untuk memanfaatkan lahan sungai yang terletak di Dukuh Karanggayam itu untuk wisata.

Pemanfaatan sungai itu ada tantangan tersendiri. Wahyul Huda, S. Pd., Ketua Karangtaruna Desa Jurang menyatakan, dikarenakan lahan tersebut adalah kewenangan pengairan. Maka Karangtaruna mengajukan izin kepada dinas terkait.
“Karangtaruna mengajukan ijin kepada Dinas PUPR, dan didisposisi ke UPT Pengairan, setelah mendapatkan ijin. kemudian karangtaruna mengajukan proposal permohonan tanaman untuk ditanam disekitar bantaran sungai yg nantinya sebagai spot selfi”, papar Wahyul Huda.
Setelah pengajuan tanaman dikabulkan, pihak karangtaruna berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Jurang dan UPT pengairan untuk penjadwalan penanaman seribu pohon, yang sekarang tengah dilakukan.
“Adapun untuk tahap selanjutnya, promosi wisata wahana lainnya, karena sebelumnya karangtaruna sudah punya spot river tubing”, pungkas Wahyul Huda.
Dalam kesempatan yang sama, Sunarto dari UPT pengairan sangat mendukung kegiatan dan inisiatif baik dari Karangtaruna.
“Dengan adanya pengelolaan dan penanaman tanaman, bantaran sungai menjadi bersih dan menjadi potensi wisata yang dapat menghasilkan”, harap Sunarto.

Reporter : Eka Witri Wijayanti
Editor : M. A. Khomsin

