KUDUS, JamuDesa (30/10/2025). Pemerintah Desa Langgardalem menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi Petugas Pencacah Lapangan Desa (PCLD) dalam rangka pendataan Profil Desa/Kelurahan Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Desa Langgardalem, pada 22 Oktober 2025, dan difasilitasi oleh Pendamping Desa Kecamatan Kota Kudus.

Kepala Desa Langgardalem, Muhammad Khoirul Amin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya validitas data penduduk desa sebagai dasar perencanaan pembangunan.
“Pemdes Langgardalem ingin memiliki data penduduk yang valid agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat guna. Dengan demikian, masyarakat Desa Langgardalem akan semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Dihubungi secara terpisah melalui pesan WhatsApp (30/10/2025), Eka Witri Wijayanti, selaku Pendamping Desa Kecamatan Kota Kudus, menjelaskan bahwa pendataan Profil Desa merupakan kegiatan pemutakhiran data yang dilakukan melalui sensus langsung oleh petugas lapangan.

“PCLD adalah ujung tombak dalam menggali data primer masyarakat. Mereka berperan penting memastikan seluruh data yang dihimpun benar-benar akurat dan sesuai kondisi lapangan,” terangnya.
Eka menambahkan, peserta Bimtek berjumlah 10 orang, terdiri dari unsur kader PKK dan Karang Taruna. Target waktu pendataan 22 Oktober 2025 sampai dengan 15 November 2025. Teknisnya, setiap PCLD telah mendatangi dan memperoleh data 10 Kepala Keluarga, langsung disetorkan ke petugas entry data.
“Ini merupakan pendataan kedua. Pendataan pertama kali dilakukan pada tahun 2020,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eka menjelaskan bahwa kegiatan pemutakhiran profil desa dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, bimbingan teknis petugas pencacah dan penginput data di website, pelaksanaan pendataan lapangan, penginputan data, penyusunan laporan, evaluasi, musyawarah desa hasil pendataan, serta publikasi hasilnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan data Profil Desa Langgardalem dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan berkelanjutan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
(JD1)
