
Kudus. JamuDesa. Tumpah ruah warga Desa Menawan menyaksikan penaklukan Singo Barong pada Kirab Budaya Adhi Shankara dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1439 H yang dilaksanakan hari ini, Kamis 1 Muharam 1439 H atau bertepatan pada tanggal 21 September 2017 .
Munculnya Singo Barong
Dalam pantauan JamuDesa, warga terlihat begitu senang dan antusias. Sorak bahagia begitu menggelora ketika Kirab diawali dengan pertunjukan barongan yang menceritakan Prabu Kelono Sewandono sang pahlawan menaklukkan singo Barong dengan pecut, dan diiringi ledakan petasan.
“Singo Barong ojo ganggu Deso Menawan, manut opo ra?… Ayo bareng2 bareng nyengkuyung mujudake adhi shankara ing Deso Menawan (Singo Barong jangan mengganggu Desa Menawan, patuh tidak?… mari bersama dukung mewujudkan adhi shankara di Desa Menawan)”, pekik pemeran Prabu Kelono Sewandono
Prosesi Kirab Budaya Adhi Shankara

Rombongan iring-iringan dalam Kirab ini melibatkan semua warga dari 6 RW. Untuk rombongan RW 1 menampilkan gunungan buah Jambu air, sementara dari RW 2 dan RW 3 gunungan hasil kebun ada terong, terong ungu, kacang panjang, kacang tanah, wortel jambu air, ketela, kejut, dan lain – lain.

Camat Gebog Arif Suwanto, S.Sos.,M.M. merasa bangga dan bahagia dengan adanya Kirab budaya ini.
“Kesan (saya) luar biasa, ini merupakan ungkapan syukur warga atas anugerah Allah SWT. (sekaligus) Mengingatkan jati diri akan budaya sendiri sebagai landasan hidup bermasyarakat dan pelestariannya”, kata Arif Suwanto
Lebih lanjut Camat Gebog itu berpesan agar hidup tetap selaras dengan alam, dan Kirab budaya sebagai tradisi tetap dilestarikan.
“Pesan saya (kepada semua warga) hidup tetap selaras dengan alam, dan Kirab sebagai tradisi (juga) tetap dilestarikan”, kata Arif.
Senada dengan Camat, Kades Menawan, Moch Sholihin berharap dengan Kirab semakin menambah kerukunan dan kekompakkan warga Desa.
“Semoga dengan adanya kirab budaya warga bisa nguri-uri adat dan budaya yang hampir punah. Dengan adanya kirab budaya kerukunan dan kekompakan antar warga terjaga”, kata Sholihin.

Pada akhirnya semua warga dan rombongan kirab berkumpul di Lapangan Bumi Perkemahan Abiyoso dengan serangkaian acara yang tak kalah meriah. Khomsin TAPSD Kudus
