KPA Kudus: HIV/AIDS  tidak sembarang bisa nular, jangan jauhi penderitanya

Kudus. Jamu Desa. Penularan HIV/AIDS itu melalui darah, air susu ibu, cairan vagina, dan air mani. Sarana penularan itu harus memenuhi syarat, yakni keluar dari orang dengan HIV/AIDS (ODHA), virus mampu bertahan hidup, dan dalam jumlah yang cukup, lalu masuk ke tubuh orang lain.

Nur hadi saat paparan dalam pelatihan program HIV dan pengembangan program berbasis masyarakat bagi pendamping desa di Kabupaten Kudus, 22/10/2019

Nur Hadi, Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Kudus, mengatakan, HIV/AIDS tidak asal menular.

“Salaman, makan bersama, ga sengaja ketukar sendok dan gelasnya, duduk bersama, ciuman dan lain seterusnya tidak akan nular. Kecuali ciuman, karena terlalu bersemangat atau gimana, terus digigit, keluar darah. Jangan sedikit-sedikit menjauhi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS, Red), apalagi sampai mengusirnya”, pesan nur.

Nur menambahkan bahwa sarana penularan itu bisa melalui darah, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu. Sarana tersebut, haruslah memenuhi unsur penularan. Yakni sarana tersebut keluar dari ODHA. Tapi sayangnya kita tidak mengetahui siapa ODHA itu. Bisa jadi suami atau istri itu sendiri. Temuan kasus kita, ODHA itu banyak dari ibu rumah tangga dan anak, karena ketidaktahuan mereka.

“Pengguna narkoba suntik, pakai suntik itu bergantian adalah contoh penularan melalui darah. Kalau melalui transfusi darah, atau donor darah kasusnya sangat sedikit, yakni cuma satu, itupun sudah lama, ada orang operasi, butuh darah, minta tolong saudaranya, ga taunya ODHA, sekarang sudah ketat soal transfusi darah, salah satunya harus melalui PMI”, lanjut nur.

“Perilaku berhubungan badan janganlah yang berisiko, seperti suka ‘jajan’, nge-seks melalui dubur atau anal, penggunaan mulut, berhubungan badan tanpa kondom”, pesan nur.

Nur Menambahkan, paling utama adalah kita puasa berhubungan badan, kedua, setia pada pasangan, dan ketiganya, gunakan kondom.

“Kita harus sosialisasikan ini. Jangan bilang ngomong (bicara, red) HIV/AIDS itu seks bebas dengan kondom. Itu nomor tiga. Nomor satunya itu adalah puasa seks, dan kedua, setia pada pasangan, baru ketiga gunakan kondom, insyaAllah selamat dunia akhirat”, kata nur.

HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, CD4, diinfeksi dan dihancurkan. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit. Sementara, HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius, atau disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang seutuhnya. Salam Merdesa!!! M. A. Khomsin (TAPSD KUDUS).

One thought on “KPA Kudus: HIV/AIDS  tidak sembarang bisa nular, jangan jauhi penderitanya

  1. Program Nasional P2HIV adalah STOP ( Suluh Screaning,Temukan Obati Pertahankan) . Shg th 2030 Ind Bebas penularan HIV.
    Segera Suluh dan Screaning smua Warga. Optimalkan Dana Desa untk peningkatan derajat kesehatan masy . RAKYAT SEHAT Negara Kuat. Salam sehat( EM)

Leave a Reply

Discover more from JAMU DESA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading